Gebyar Rabiul Awal KUA Salo, Wujud Sinergi dan Pengabdian Untuk Umat

Kampar (Humas) Semangat menyemarakkan Rabiul Awal 1448 Hijriah menjadi momentum bagi Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Salo untuk semakin mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Melalui Gebyar Rabiul Awal Sinergitas KUA Kecamatan Salo bersama Mahasiswa KKN se-Kecamatan Salo, berbagai kegiatan keagamaan dan sosial digelar sebagai bentuk pengabdian sekaligus upaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat dan umat.

Rangkaian kegiatan tersebut meliputi Gerakan Bersih-Bersih Masjid (Gebermas), perlombaan bagi anak-anak tingkat SD dan SMP, serta Tabligh Akbar yang dipusatkan di Masjid Al Muhajirin Desa Salo. Puncak kegiatan berlangsung pada Selasa, 25 Agustus 2026, di wilayah kerja KUA Kecamatan Salo.

Kementerian Agama Kabupaten Kampar memberikan apresiasi atas terselenggaranya rangkaian kegiatan tersebut. Kepala Kemenag Kabupaten Kampar melalui Kasubbag Tata Usaha, H. Ahmad Fadhil, yang hadir pada puncak Gebyar Rabiul Awal menyampaikan penghargaan kepada KUA Kecamatan Salo yang dinilai telah berupaya menghadirkan program yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.

β€œKUA tidak hanya mengurus persoalan nikah. Keberadaan KUA memiliki peran dalam berbagai sendi kehidupan masyarakat dan umat,” ujarnya.

Kepala KUA Kecamatan Salo, H. Zulfahmi, mengatakan bahwa pihaknya akan terus berusaha memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan umat. Berbagai program Kementerian Agama yang bersentuhan langsung dengan masyarakat telah dilaksanakan KUA Salo. Di antaranya kegiatan Ekoteologi, Bina Remaja Usia Sekolah (BRUS) serta berbagai kegiatan pembinaan dan pelayanan keagamaan lainnya.

Khusus pada bulan Rabiul Awal tahun ini, KUA Salo merangkai sejumlah kegiatan dalam sebuah gerakan bersama yang diberi nama Gebyar Rabiul Awal. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari semangat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026.

Lebih dari sekadar sebuah kegiatan seremonial, rangkaian tersebut menjadi ruang untuk mempertemukan berbagai unsur masyarakat. KUA, mahasiswa KKN, tokoh agama, orang tua, anak-anak dan masyarakat bersama-sama mengambil bagian dalam menghidupkan syiar Islam sekaligus membangun kepedulian sosial.

Bagi anak-anak, perlombaan menjadi ruang untuk menumbuhkan keberanian, kreativitas dan kecintaan terhadap nilai-nilai agama. Bagi mahasiswa KKN, kegiatan tersebut menjadi bagian dari pengabdian kepada masyarakat. Sementara bagi KUA, kegiatan ini menjadi bukti bahwa pelayanan keagamaan dapat dikemas secara kreatif, humanis dan menyentuh kebutuhan masyarakat.

Zulfahmi berharap seluruh rangkaian Gebyar Rabiul Awal yang dilaksanakan melalui sinergi KUA Salo bersama mahasiswa KKN se-Kecamatan Salo dapat memberikan manfaat positif bagi kehidupan masyarakat dan umat.

β€œSemoga seluruh rangkaian kegiatan ini memberikan manfaat dan menjadi bagian dari upaya kita bersama dalam membangun masyarakat yang religius, peduli dan harmonis,” harapnya.Sumber : Adi Jondri Putra (KUA Kec.Salo)


Bagikan Artikel