Diberi Ulos Ragi Hotang, Serah Terima Kepala KUA Sumbul Teguhkan Kesinambungan Tugas Mengayomi Masyarakat

Sumbul, (Humas). Serah terima jabatan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sumbul berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan sarat nuansa budaya. Dalam kegiatan tersebut, Kepala KUA Kecamatan Sumbul periode sebelumnya, Irwan Lamhot Nadeak, S.Ag., M.H, menyerahkan tugas dan tanggung jawab kepada Kepala KUA Kecamatan Sumbul yang baru, Khairil Anwar, S.H.I, di Kantor KUA Kecamatan Sumbul, Rabu (02/09/2026).

Salah satu momen yang menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut adalah pemberian kain Ulos Ragi Hotang kepada pejabat yang menerima amanah baru. Pemberian ulos tersebut menjadi simbol penghormatan sekaligus ungkapan doa dan harapan agar amanah yang diemban dapat dijalankan dengan penuh keteguhan, kebersamaan dan tanggung jawab.

Secara adat Batak Toba, Ulos Ragi Hotang dikenal sebagai salah satu jenis ulos bernilai tinggi. Kata hotang merujuk pada rotan yang dikenal kuat dan memiliki sifat mengikat. Karena itu, Ragi Hotang kerap dimaknai sebagai simbol ikatan yang kuat, keteguhan, persatuan dan harapan agar hubungan tetap kokoh. Ulos ini juga digunakan dalam berbagai momentum adat sebagai bagian dari pemberian restu dan penghormatan.

Pemberian Ulos Ragi Hotang dalam momentum serah terima jabatan Kepala KUA Kecamatan Sumbul menjadi pesan budaya yang menarik. Pergantian pejabat bukan sekadar perpindahan tugas, tetapi juga menjadi proses meneruskan amanah dan membangun kesinambungan pengabdian kepada masyarakat.

Dalam suasana tersebut, Irwan Lamhot Nadeak secara resmi menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan KUA Kecamatan Sumbul kepada Khairil Anwar. Prosesi ini sekaligus menjadi momentum untuk menjaga kesinambungan berbagai program pelayanan keagamaan yang telah berjalan di tengah masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Sumbul yang diwakili Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Basaria Lingga, serta unsur dan tokoh keagamaan Kecamatan Sumbul. Hadir pula Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Sumbul, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qurโ€™an (LPTQ) Kecamatan Sumbul, Ketua Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kecamatan Sumbul, serta para Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) se-Kecamatan Sumbul.

Kehadiran para tokoh dan pengurus lembaga keagamaan tersebut menunjukkan kuatnya sinergi antara KUA dengan berbagai unsur keagamaan di Kecamatan Sumbul. KUA tidak hanya menjadi institusi yang memberikan pelayanan administrasi pernikahan, tetapi juga memiliki peran strategis dalam pembinaan kehidupan keagamaan masyarakat.ย 


Bagi Irwan Lamhot Nadeak, serah terima jabatan menjadi bagian dari perjalanan pengabdian sekaligus kesempatan untuk menyampaikan estafet pelayanan kepada pejabat yang baru. Sementara bagi Khairil Anwar, amanah tersebut menjadi tanggung jawab baru untuk melanjutkan pelayanan dan memperkuat kolaborasi dengan para tokoh agama, BKM, majelis taklim serta seluruh elemen masyarakat.

Ulos Ragi Hotang yang disematkan pun seakan menjadi pesan simbolik: amanah boleh berpindah tangan, tetapi semangat pengabdian, persaudaraan dan pelayanan kepada umat harus tetap terikat kuat.

Dengan semangat tersebut, serah terima jabatan Kepala KUA Kecamatan Sumbul diharapkan tidak hanya menandai pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi awal penguatan sinergi dan peningkatan kualitas pelayanan keagamaan bagi masyarakat Kecamatan Sumbul.

Catatan redaksional: Saya sengaja menggunakan istilah โ€œUlos Ragi Hotangโ€, bukan Ulos Ragidup atau Sibolang. Dari tampilan pada foto, coraknya lebih mendekati Ragi Hotang, dan secara literatur Ragi Hotang memang termasuk ulos Batak Toba yang bernilai tinggi serta digunakan dalam pemberian adat/restu. (Reporter : M Hisyam, Foto : Istimewa).ย 


Bagikan Artikel