Bukan Sekadar Siap Menikah, KUA Pinggir Bekali Calon Pengantin melalui Bimwin Angkatan XIV

Bengkalis (Humas) Bukan sekadar mempersiapkan calon pengantin untuk memasuki jenjang pernikahan, Kantor Urusan Agama (KUA) Pinggir terus memperkuat pembekalan agar pasangan memiliki kesiapan menghadapi kehidupan rumah tangga. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Angkatan XIV Tahun 2026 yang digelar Kamis, 3 September 2026, di Aula Balai Nikah KUA Pinggir.

Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar KUA Pinggir dalam membekali calon pengantin dengan pengetahuan keagamaan, kesiapan mental, serta pemahaman praktis mengenai kehidupan berumah tangga. Melalui materi yang diberikan, peserta diarahkan untuk memahami bahwa pernikahan bukan hanya tentang kesiapan menuju akad, tetapi juga tentang kemampuan membangun komunikasi, menjalankan tanggung jawab, menyelesaikan persoalan, dan menjaga keharmonisan keluarga.

Bimwin Angkatan XIV dibuka oleh Penghulu KUA Pinggir Ria Suardi. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kesiapan calon pengantin dalam memahami kehidupan rumah tangga sebelum memasuki jenjang pernikahan.

Menurut Ria, pernikahan merupakan perjalanan panjang yang membutuhkan komitmen dan kesiapan dari kedua belah pihak. Karena itu, Bimwin menjadi ruang pembekalan agar calon pengantin tidak hanya memahami prosesi pernikahan, tetapi juga memiliki bekal dalam menjalani kehidupan setelah akad.

“Pernikahan bukan hanya tentang menyatukan dua insan, tetapi juga tentang menyatukan visi, tanggung jawab, dan komitmen untuk membangun keluarga. Melalui Bimbingan Perkawinan, calon pengantin diharapkan memiliki bekal yang cukup untuk menghadapi dinamika kehidupan rumah tangga,” ujar Ria Suardi.

Ia juga mengajak peserta mengikuti seluruh rangkaian pembekalan dengan serius, aktif berdiskusi, dan menjadikan materi yang diperoleh sebagai bekal untuk membangun keluarga yang harmonis. Materi pertama disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Pinggir Yessi Novrianty, dengan tema Dinamika Perkawinan. Materi kedua tentang Keluarga Sakinah oleh Penghulu KUA Pinggir Ria Suardi dan materi ketiga tentang Fiqih Munakahat oleh Penyuluh Agama Islam KUA Pinggir Lihot Simamora,

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana interaktif. Peserta mengikuti penyampaian materi dengan antusias dan aktif dalam sesi diskusi maupun tanya jawab. Interaksi antara narasumber dan peserta membuat pembekalan tidak hanya berlangsung satu arah, tetapi menjadi ruang bagi calon pengantin untuk menggali pemahaman lebih jauh mengenai kehidupan rumah tangga. Berbagai persoalan yang dekat dengan kehidupan keluarga turut menjadi bagian dari pembahasan.

Kepala KUA Pinggir R. Hadi Peratama Jaya, mengapresiasi pelaksanaan Bimwin Angkatan XIV sebagai bagian dari upaya memperkuat pembinaan calon pengantin.

Menurutnya, keluarga merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang berkualitas. Karena itu, pembinaan perlu dilakukan sejak sebelum pasangan memasuki kehidupan rumah tangga.

“Bimbingan Perkawinan merupakan ikhtiar kita untuk memastikan calon pengantin tidak hanya siap melaksanakan akad, tetapi juga siap menjalani kehidupan setelahnya. Kami berharap ilmu yang diperoleh selama Bimwin dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga lahir keluarga yang sakinah, harmonis, dan mampu menghadapi berbagai tantangan,” ungkap R. Hadi Peratama Jaya.

Sebagai bentuk apresiasi atas keikutsertaan peserta, rangkaian Bimwin Angkatan XIV Tahun 2026 ditutup dengan pembagian sertifikat kepada seluruh peserta.



Bagikan Artikel