Gunungsitoli Utara, (Humas).
Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gunungsitoli Utara kembali melaksanakan
kegiatan rutin Bina Iman pada Rabu, 22 Juli 2026. Kegiatan yang digelar setiap
hari Rabu ini menjadi salah satu upaya pembinaan internal dalam meningkatkan
kualitas keimanan dan pemahaman keagamaan bagi seluruh pegawai di lingkungan
KUA Gunungsitoli Utara. Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat kebersamaan
serta meningkatkan semangat spiritual dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Kegiatan ini diikuti oleh Penghulu, Penyuluh Agama Islam serta staf KUA
Gunungsitoli Utara.
Pada pelaksanaan
kali ini, Kepala KUA Gunungsitoli Utara, Amir Sidik Harefa, S.Pd.I., hadir
langsung sebagai pemateri dengan membawakan materi bertajuk “Ilmu Tajwid”.
Dalam penyampaiannya, ia menekankan pentingnya membaca Al-Qur’an sesuai dengan
kaidah yang benar, baik dari segi makhraj huruf maupun hukum bacaan. “Membaca
Al-Qur’an tidak cukup hanya lancar, tetapi harus benar sesuai dengan ilmu
tajwid agar tidak terjadi kesalahan makna,” ujarnya. Materi yang disampaikan
dikemas secara sederhana agar mudah dipahami oleh seluruh peserta.
Lebih lanjut, Amir
Sidik Harefa juga menyampaikan bahwa mempelajari ilmu tajwid merupakan
kewajiban bagi setiap Muslim. Ia mengingatkan bahwa kesalahan dalam membaca
Al-Qur’an dapat berpengaruh terhadap arti yang terkandung di dalamnya. “Ilmu
tajwid adalah kunci untuk menjaga kemurnian bacaan Al-Qur’an. Oleh karena itu,
kita harus terus belajar dan memperbaiki bacaan kita,” tambahnya. Ia juga
mengajak seluruh peserta untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dalam
setiap aktivitas.
Dalam pemaparannya,
materi yang disampaikan mencakup pengenalan hukum-hukum tajwid, termasuk
pembahasan tentang mad (panjang pendek bacaan), serta contoh-contoh
penerapannya langsung dari ayat-ayat Al-Qur’an. Peserta diajak untuk memahami
sekaligus mempraktikkan bacaan secara benar, sehingga lebih mudah dalam
mengingat dan menerapkannya. Diskusi dan tanya jawab pun turut mewarnai
jalannya kegiatan sehingga suasana menjadi lebih hidup.
Melalui kegiatan rutin ini, KUA Gunungsitoli Utara terus berkomitmen untuk membangun budaya kerja yang tidak hanya profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai spiritual. Diharapkan, kegiatan Bina Iman ini mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas pribadi pegawai serta mendukung terwujudnya pelayanan keagamaan yang lebih baik di tengah masyarakat. Dengan adanya pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan tercipta aparatur yang berintegritas dan berakhlak mulia. (DIH)